Beri Kesaksian Palsu Miryam Dipanggil KPK

Agen Casino

Beri Kesaksian Palsu Miryam Dipanggil KPK – Komisi Pemberantasan Korupsi periksa eks anggota DPR, Miryam S Haryani, pada Kamis (13/4/2017).

Miryam dimintai info sebagai tersangka ke-4 dalam persoalan dugaan korupsi Kartu Sinyal Masyarakat berbasiskan elektronik (e-KTP).

” Yang perihal diperiska sebagai tersangka persoalan info yg tidak benar dalam persidangan perkara tindak pidana korupsi atas terdakwa Irman serta Sugiharto, ” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, selagi di konfirmasi.

Dalam persoalan ini, KPK sudah memohon info dari Advokat Elza Syarief.

Miryam pernah datang ke Kantor Elza sebagai kawan akrab buat berkonsultasi problem hukum.

Selagi itu, pengacara muda Anton Taufik datang hampiri Miryam.

Anton disangka pengaruhi Miryam buat mencabut berita acara pengecekan (BAP) yang di sampaikan pada penyidik KPK.

Tapi, Elza tak jelas siapa yang mengundang Anton. Buat mengonfirmasi hal semacam tersebut, KPK sudah memandang CCTV kantor Elza.

Tapi, belum diketemukan bukti yang relevan.

Diawalnya, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Miryam menolak segala info yang ia berikan dalam berita acara pengecekan (BAP) masalah pembagian duit hasil korupsi e-KTP.

Meski sebenarnya, Miryam memaparkan dengan cara detail pembagian duit dalam persoalan e-KTP.

Menurutnya, sebetulnya tak pernah ada pembagian duit ke beberapa anggota DPR RI periode 2009-2014, seperti yang dia ungkapkan diawalnya pada penyidik.

Miryam bahkan juga mengakui diancam oleh penyidik KPK selagi lengkapi BAP.

Sesudah dikonfrontasi oleh tiga penyidik KPK, Miryam terus pada keterangannya mulai sejak awal persidangan.

Atas kelakuannya, Miryam disangkakan tidak mematuhi pasal 22 jo pasal 35 Undang-undang Nomer 31 Th. 1999 seperti di ubah dengan Undang-undang Nomer 20 Th. 2001 terkait Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.