Berikut Data Laga Inter Vs Shakhtar

Berikut Data Laga Inter Vs Shakhtar  – Inter Milan menang mutlak atas Shakhtar Donetsk untuk maju ke final Liga Europa. Baca data serta bukti dari laga Inter versus Shakhtar di bawah ini.

Dalam laga semi-final Liga Europa di Esprit Ajang, Duesseldorf, Jerman, Selasa (18/8/2020) pagi hari WIB, Nerazzurri membekap Shakhtar dengan score mutlak 5-0.

Lautaro Martinez serta Romelu Cederaku semasing cetak 2 gol untuk Inter. 1 gol lagi dibuat oleh Danilo D’Ambrosio.

Laga ini tidak hanya diwarnai oleh rekor gol Cederaku. Kemenangan besar Inter ini jadi rekor baru di Liga Europa.

Di bawah ini ialah data serta bukti dari pertandingan Inter versus Shakhtar seperti dikumpulkan situs sah UEFA serta BBC:

Inter maju ke final Piala UEFA/Liga Europa untuk yang ke-5 kalinya. Cuma Sevilla yang punyai catatan lebih bagus (6 kali).

Romelu Cederaku tetap cetak gol dalam 10 laga terakhir kalinya dengan cara berturut-turut di Liga Europa, pergerakan terpanjang oleh seorang pemain dalam riwayat Piala UEFA/Liga Europa.

Kemenangan 5-0 Inter Milan ialah margin paling besar pada sebuah laga semi-final Piala UEFA/Liga Europa.

Ini ialah kekalahan paling besar Shakhtar Donetsk di pertandingan Eropa semenjak kalah 0-6 dari Manchester City di Liga Champions pada November 2018.

daftar judi sabung ayam
Inter Milan memenangkan lima laga di pertandingan Eropa dengan cara berturut-turut (tidak termasuk juga kwalifikasi) untuk kali pertamanya semenjak April 2010 (enam pertandingan berturut-turut mulai Desember 2009 dalam perjalanannya ke arah final Liga Champions).

Lautaro Martinez serta Romelu Cederaku ialah duet pertama yang semasing cetak 20+ gol pada sebuah musim untuk Inter Milan semenjak Adriano serta Obafemi Martines pada 2004/2005.

Danilo D’Ambrosio telah cetak 3 gol dalam lima laga terakhir kalinya untuk Inter di semua pertandingan, sama jumlahnya dengan jumlah gol yang dia bikin dalam 58 performa awalnya.

daftar judi tembak ikan
Romelu Cederaku jadi pemain Serie A pertama musim ini yang mencatat 50 kali performa di semua pertandingan. Ia jadi pemain Inter ertama yang capai angka itu pada sebuah musim semenjak Samuel Eto’o (53) serta Javier Zanetti (52) pada 2010/2011.