Empat Tentara Rusia Tewas Di Tangan ISIS

Agen Casino

Empat Tentara Rusia Tewas Di Tangan ISIS – Empat orang tentara Rusia tewas dan lima yang lain terluka dalam pertempuran dengan grup agresif di propinsi Deir al-Zour di lokasi timur Suriah, Minggu (27/05), kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Dalam pertempuran itu, tentara Rusia sudah menewaskan lebih dari 40 orang anggota grup agresif yang menaamakan Negara Islam atau dahulu dimaksud ISIS, seperti dilaporkan Kantor berita Reuters.

Lokasi pertempuran di Deir al-Zour adalah lokasi yang seringkali jadi ancaman serangan ISIS.

” Empat tentara Rusia tewas dalam baku tembak dengan grup agresif, ” kata Menteri Pertahanan dalam pernyataan yang diambil beberapa kantor berita.

Info yang dikumpulkan Kantor berita AFP mengatakan grup agresif melakukan serangan pada markas artileri tentara Suriah. ” Di lokasi itu, dua penasehat militer Rusia tertembak mati, ” ungkap petinggi Kementerian Pertahanan Rusia.

Dua orang tentara Rusia yang lain wafat sesudah dilarikan ke rumah sakit paling dekat. Lima orang yang lain dirawat karena alami luka-luka.

Kenapa Rusia bertindak di Suriah?
Pada 2015, Rusia mulai mengebom untuk menolong pemerintahan Suriah di bawah rezim Assad menaklukkan pemberontak. Dengan pertolongan pergerakan Hezbollah Lebanon dan Iran dari darat, menyusahkan perang selekasnya selesai.

Rusia memainkan peran penting dalam perang saudara Suriah dengan pasukan udara yang dikerahkan Moskow untuk menggempur daerah pemberontak.

Saat Presiden AS Barack Obama masih tetap berkuasa, negara itu menyalahkan Assad atas beberapa besar karena perseteruan dan menuntut agar ia menyerahkan kekuasaan jadi salah satu prasyarat damai.

Namun tempat itu beralih sesudah Donald Trump memerintah. Pemerintahan Trump fokus pada memerangi ISIS.

Namun sesudah ada sangkaan serangan kimia di kota Khan Sheikhoun pada April 2017, President Trump mengaplikasikan pendekatan lebih keras pada Assad dan bahkan juga memerintahkan penyerangan untuk menolong pihak oposisi hadapi pemerintah.

Iran dengan sebagian besar Shiah juga mensupport Assad. Suriah yaitu rute utama yang digunakan Iran untuk kirim senjata ke sekutu mereka, milisi Hezbollah di Lebanon.

Hezbollah kirim beberapa ribu petempur untuk mensupport pasukan pemerintah Suriah.

Tehran diprediksikan kirim milyaran dolar untuk mensupport pasukan Assad.

Kemenangan paling besar yang dibantu Rusia yaitu menggantikan Aleppo pada Desember 2016, kota sebagai salah satu markas utama oposisi.

Kenapa perang berjalan demikian lama?
Aspek penting yaitu keterlibatan pihak asing.

Support militer, finansial dan politik baik pada rezim maupun oposisi mengakibatkan eskalasi perang di Suriah.

Unsur agama memecahkan Sunni dan Syiah dan makin kobarkan kebencian pada ke-2 belah pihak. Bukan sekedar korban jiwa namun keinginan juga pupus juga akan tercapainya jalan keluar damai.

Tak ada angka yang bisa di pastikan namun Syrian Center for Policy Research memprediksi 470. 000 orang wafat sesaat perkiraan PBB menjangkau 400. 000.

PBB juga memprediksi lebih dari lima juta orang melarikan diri dan sekurang-kurangnya 12 juta jiwa atau 1/2 dari masyarakat Suriah, mengungsi karena perseteruan.