Korban Pesawat Lion Air Deryl Fida Febrianto Di Kebumikan Di Nganjuk

Korban Pesawat Lion Air Deryl Fida Febrianto Di Kebumikan Di Nganjuk – Selesai disalatkan di Surabaya, jenazah satu diantaranya korban pesawat Lion Air PK-LQP, Deryl Fida Febrianto (22) diberangkatkan ke Nganjuk (awal mulanya ditulis Kertosono, Kertosono adalah satu diantaranya kecamatan di Kabupaten Nganjuk).

Jenazah Deryl didampingi keluarganya pada akhirnya datang di Nganjuk pada waktu 11.00 WIB. Jenazahnya langsung dibawa ke TPU Dusun Payaman, Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk.

Jenazah Deryl juga diterima oleh isak tangis keluarga besarnya yg ada pada Nganjuk. Keluarga memang berkemauan untuk memakamkan Deryl di Nganjuk biar dekat dengan makam kakeknya.

“Pemakaman di Nganjuk sebab mbah putri (nenek) pingin makamnya dekat dengan makam mbah kung (kakek),” kata Didik Setiawan, bapak Deryl terhadap wartawan selesai pemakaman, Selasa (13/11/2018).
Sembari menyeka air mata, Didik juga menceritakan jika anaknya yg baru menikah itu adalah figure yg periang. Dia atau keluarga ikut menyatakan tidak miliki firasat apa pun sebelum tragedi anak pertamanya itu.

“Tdk ada firasat apa-apa. Bercakap paling akhir ya waktu serasi tadi malam sebelum pergi, saya telephone kembali ngapain. Ia menjawab masih tetap repot yah, kembali mengurus paspor serta buku pelaut saya scan, kelak saya telpon yah,” paparnya.
Dalam peluang yg sama, Didik juga mengutarakan perasaan terima kasihya pada pihak Lion Air yg udah mendukung memulangkan jenazah putranya.

“Lion Air amat kooperatif, bagus servicenya, dimulai dengan awal hingga pemakaman pihak Lion Air diantar hingga sini,” tuturnya.

Ikut menemani jenazah Deryl ialah sang istri, Lutfiyah Eka Putri (23) serta bapak mertuanya, Padiatno (45). Lutfiyah tidak henti-hentinya menangis, ditambah lagi dia tengah punya kandungan anak pertama mereka.

Deryl menumpang Lion Air dengan nomer penerbangan JT 610 itu sebab mendapat panggilan pekerjaan di sektor pelayaran di Pangkal Pinang.

Masyarakat Simo Pomahan Baru, Simomulyo Baru, Sukomanunggal ini adalah satu dari tiga jenazah yg sukses diidentifikasi kembali oleh team DVI Polri di hari Senin, 12 November 2018. Ketiganya teridentifikasi lewat pengecekan DNA.