Laut Indonesia Belom Bersih Dari Kapal Asing Pencuri Ikan

Laut Indonesia Belom Bersih Dari Kapal Asing Pencuri Ikan – Menteri Kelautan serta Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku kapal-kapal pencuri ikan belum juga seutuhnya hilang dari laut Indonesia. Walau sebenarnya telah beberapa ratus kapal berhasil di tangkap serta ditindak tegas sesuai sama hukum yang berlaku.

Susi mengakui, sebagian bln. akhir-akhir ini masih tetap memperoleh info kalau tim Satgas Anti Illegal Fishing berhasil menangkap kapal pencuri ikan.

” Oh masih tetap, tempo hari kita baru tangkap di Selat Malaka, kapal berbendera Malaysia, tapi ABK-nya dari Myanmar, ” kata Susi di Pantai Batu Sindu, Natuna, Minggu (28/1/2018) .

Diluar itu, kata Susi, kapal-kapal pencuri ikan berbendera Vietnam juga berhasil di tangkap waktu tengah berlayar di laut Natuna Utara.

” Natuna ada juga kapal Vietnam yang kita bisa dua bln. waktu lalu, ” lebih dia.

Sekarang ini, kata Susi, pemerintah paling tidak tengah mengolah sekitaran 90-an kapal pencuri ikan. Dimana, semuanya sudah masuk sistem pengadilan.

” Kita masih tetap ada sistem pengadilan mungkin saja nyaris 90-an kapal, ada yang telah inkrah separuh ada yang belum juga, ” tutur dia.

Di ketahui untuk memberantas pencurian ikan, Susi membuat Unit Pekerjaan (Satgas) anti illegal fishing yang terbagi dalam 12 anggota. Tim itu berisikan beberapa orang dari instansi seperti Unit Kerja Presiden Bagian Pengawasan serta Pengendalian Pembangunan (UKP4) , Pusat Pelaporan serta Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) , Direktorat Jenderal Bea serta Cukai, sampai kepolisian.

Mulai sejak 2014-2017, wanita asli Pangandaran ini sudah telah menenggelamkan 363 kapal pencuri ikan di laut Indonesia. Rinicannya yaitu Vietnam sejumlah 188 kapal, Filipina 77 kapal, Malaysia 52 kapal, Thailand 22 kapal, Indonesia 19 kapal, Papua Nugini 2 kapal, China 1 kapal, Laos 1 kapal serta negara yang lain 1 kapal.