Lima Fakta Tentang HS

Lima Fakta Tentang HS – Polisi udah tangkap HS menjadi pemeran pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Kamis (16/11/2018).

Warga Indonesia dibikin berang dengan tingkah pemeran pembunuhan satu keluarga di Bekasi yg memperlancarkan laganya pada 13 November 2018 tempo hari.

Pasalnya satu keluarga diketemukan wafat bersimbah darah.

Korban didapati bernama Diperum Nainggolan, Maya Boru Ambarita, Sarah Boru Nainggolan, serta Arya Nainggolan.

Pembunuhan satu keluarga ini langsung jadi penuturan.

Tidak habiskan waktu lama untuk polisi untuk temukan pelakunya.

Pada Kamis (15/11/2018), team campuran Polda Metro Jaya sukses tangkap pemeran pembunuhan satu keluarga di Bekasi yg berinisial HS.

HS diamankan di kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, Rabu (14/11/2018) lebih kurang waktu 22.00 WIB.

Sesudah mengerjakan penyidikan, HS mengaku semua tingkah lakunya.

Polisi mengambil keputusan HS menjadi terduga tunggal.

Merilis beberapa sumber, selanjutnya 5 realitas perihal HS:

1. Tetap Kerabat Korban

HS adalah kerabat dekat keluarga korban.

Dirinya sendiri tetap punyai jalinan darah dengan Maya Boru Ambarita.

2. Seringkali Bermalam di Rumah Korban

Pria yg diamankan menjadi pemeran pembunuhan satu keluarga di Bekasi ini seringkali bermalam di dalam rumah korban.

Lebih kurang tahun 2014, korban bahkan juga tinggal sepanjang lebih kurang sebulan di dalam rumah korban.

3. Kost di Cikarang

Polisi sukses temukan barang untuk bukti di kamar kost HS di lokasi Cikarang.

Pihak berwajib temukan bercak darah keluarga Nainggolan di baju HS.

Di mobil pemeran ikut diketemukan bercak darah di gagang pintu kanan, seat belt, pedal gas, serta karpet bawah kemudi.

4. Dendam

Pembunuhan yg dikerjakan HS bukan lantaran ekonomi.

HS yg nekat jadi pemeran pembunuhan satu keluarga di Bekasi ini menyatakan dendam pada keluarga Diperum Nainggolan lantaran seringkali dimarahi.

5. Membunuh Gunakan Linggis

HS gunakan linggis untuk membunuh keluarga Nainggolan ini.

Barang untuk bukti linggis itu tetap dicari oleh pihak kepolisian.

Masalah ini lantaran linggis itu langsung dibuang oleh HS.