Pencuri Motor Dengan Modus Menyamar

Agen Casino

Pencuri Motor Dengan Modus Menyamar – Satu orang pria merampas motor Honda Beat Street punya Syahrul (20) di Rawalumbu, Bekasi. Modus pemeran menyamar jadi mandor project.

” Ia pura-pura jadi mandor bangunan, agar biar menipu saya, agar yakin. Ia sebelumnya ngomong (bercakap) ke teman saya (Odoy) . Teman saya yakin ia itu mandor, ” papar Syahrul, Jumat (5/7/2019) .

Moment berlangsung di kira-kira Jalan Cipete Raya, RT 4/RW 10, Mustikasari, Kec. Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu (30/6/2019) . Awalnya, Odoy (40) , dihampiri pemeran yang mengenakan pakaian seperti satu orang mandor.

Syahrul tidak jelas persis percakapan pemeran dengan Odoy. Sesudah bercakap panjang lebar, pemeran, ucap Syahrul, memohon ke Odoy buat diantarkan ke warung makan buat beli nasi bungkus.

Sebab tidak mempunyai motor, Odoy memohon Syahrul buat mengantar pemeran. Pemeran, ucap Syahrul, pula tawarkan imbalan uang Rp 50 ribu.

” (Pemeran) memohon dianterin ke warteg kelak diberi Rp 50 ribu, ” papar Syahrul.

Tidak sangsi, Syahrul mengantar pemeran ke arah warteg di Mustikasari, Kota Bekasi. Selama perjalanan, pemeran hemat bicara.

” Saya ngajak bercakap, sekedar diam ia. Saya bertanya ‘Orang mana? ‘ ‘Orang sini’ (jawab pemeran) . ‘Rumahnya dimana? ‘ ‘deket sini’ (jawab pemeran) , ” papar Syahrul.

Setibanya di warteg, pemeran pesan 42 nasi bungkus dengan alasan buat anak buahnya. Selang berapa saat, pemeran pura-pura mendapat panggilan telephone dari bosnya.

” Ia pura-pura seperti ada yang nelepon, bosnya nelepon. Tukasnya kunci mobilnya kebawa. Terus di warteg ia pinjem motor biar anterin kunci mobil (bosnya) . Saya nunggu nasi, ” papar Syahrul.

Motor Syahrul juga kalah dibawa kabur pemeran. Sepanjang membonceng pemeran, Syahrul akui sadar alias tak ada dibawah efek hipnotis.

Syahrul menuturkan pemeran kenakan pakaian ciri khas mandor project. ” (Pemeran) udah tua kurang lebih 70 tahun, pendek, gunakan helm mandor, makai tas dipinggang, bawa serta telpon seluler hp-nya rada kecil (merk) Nokia, bawa serta handuk kecil, ” papar Syahrul.

Keseluruhan kerugian yang dihadapi Syahrul raih Rp 9 juta. Pemeran tidak juga membayar 42 nasi bungkus yang dipesannya seharga kira-kira Rp 200 ribu. Syahrul belum memberikan laporan peristiwa ini ke faksi kepolisian.

” Masih diselidiki. Sebab memang belumlah ada laporan. Modus-modus saat ini sesuai itu terkadang. Dibawa bercakap, kelak temannya yang bawa serta. Modus lama pula, sebab gampang dikontrol, kurang hati-hati, ” papar Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Agung, terhadap detikcom.

Dalam rekaman CCTV di kira-kira area, terlihat pemeran kenakan baju lengan panjang serta celana hitam. Buat memuluskan laganya, dia pula kenakan handuk yang ditempatkan di pundaknya serta helm project. Sesudah terlibat perbincangan, dia diboncengi Syahrul ke arah warteg.