9 Pengebor Sumur Ilegal di Jambi Ditangkap Tanpa Perlawanan

9 Pengebor Sumur Ilegal di Jambi Ditangkap Tanpa Perlawanan – Polisi tangkap 9 orang pemeran pengeboran sumur minyak ilegal di area Desa Pompa Air, Bajubang, Batanghari, Jambi. Ke-9 pemeran sebagai beberapa pekerja tambang serta operator itu diamankan tiada perlawanan.

“Mereka diamankan di banyak tempat lokasi yang tidak sama. Beberapa pemeran ini kita tangkap lantaran adalah beberapa pekerja tambang serta operator sumur ilegal yang udah menggelisahkan penduduk,” kata Kanit 2 Subdit II Direktorat Reserse Kejahatan Spesial Polda Jambi, AKP Sahlan, waktu konfrensi wartawan di Mapolda Jambi di Jalan Sudirman, Thehok, Kota Jambi, Kamis (18/10/2018).

Ke-9 pemeran yang diamankan ialah, Yanto (33), Fitri (27), Fandi Adi Saputra (25), Hasan Aswari (36), Arly Wibowo (24), Ali Mustopa(33), SM (17), Jauhari (29), serta Jailani (40).

Penangkapan yang dijalankan polisi bukan tiada argumen, Kesibukan tambang sumur minyak ilegal itu masih tetap selalu berlangsung. Meskipun sebenarnya, TNI/Polri bersama Pemerintah Propinsi Jambi selalu lakukan penyidikan sampai penutupan sumur. Sesaat di selama tahun 2018 ini, area Desa Pompa Air itu terjadi kebakaran gara-gara tambang sumur minyak ilegal yang dijalankan beberapa pemeran.

“Kecuali beberapa pemeran yang kita tangkap, tanda bukti berbentuk satu unit sepeda motor yang udah diubah menjadi mesin pengeboran minyak ikut kita amankan. Selanjutnya satu roll tali, dan sebuah canting, serta satu galon minyak mentah hasil dari pengeboran minyak ilegal itu,” terangnya.

“Gagasan minyak ilegal yang mereka peroleh itu selanjutnya dapat disebarkan di area Jambi sekelilingnya,” sambung Sahlan.

Sekarang ini, terduga serta tanda bukti masih tetap ditangkap di Mapolda Jambi untuk dijalankan pengumpulan bukti-bukti seterusnya.

“Terduga dijaring Tindak pidana yang disangkakan sesuai sama kasus 52 UU Migas Jo Kasus 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukumannya 6 tahun penjara serta denda Rp 6 Miliar,” tukasnya.