Anak Di Bawah Umur Di Kudus, Di Cabuli Pengemudi Ojek On-Line Secara Bergilir

Agen Casino

Anak Di Bawah Umur Di Kudus, Di Cabuli Pengemudi Ojek On-Line Secara Bergilir – Seseorang pengemudi ojek on-line dilaporkan ke Polres Kudus, Jawa Tengah, karna disangka lakukan pencabulan pada anak dibawah usia, Rabu (2/5) .

Terkecuali pengemudi ojek daring yang berinisial A, tuturnya, dua orang aktor yang lain yang disangka turut lakukan pencabulan juga turut dilaporkan.

Ke-2 orang itu, yaitu berinisial E serta Y yang semasing adalah warga Desa Kirik, Kecamatan Mejobo serta Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus. Ia mengungkap, masalah sangkaan pencabulan pada clientnya bernama samaran ‘Mawar’ yang baru berumur 14 th. serta masih tetap duduk di bangku SMP itu, berlangsung pada Kamis (26/4) siang. Diambil dari Pada.

Urutan peristiwa, lanjut dia, saat ‘Mawar’ dihubungi aktor yang disebut pengemudi ojek daring, lalu di ajak ke lokasi Taman Oasis di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus.

Di lokasi itu, tuturnya, korban dipaksa dicabuli, lalu korban alami masalah sama dengan aktor ke-2 yang disebut rekan dari aktor pertama di Kecamatan Jati, Kudus.

” Korban yg tidak pulang ke tempat tinggal sepanjang satu hari itu, setelah itu diantarkan oleh aktor ke-2 ke Museum Kretek, ” katanya.

Setelah itu, kata dia, korban dijemput oleh rekan dekatnya berinisial Y serta alami pencabulan dengan aktor ke-3.

Berkaitan dengan perkenalannya dengan pengemudi ojek daring itu, kata dia, bisa saja karna korban sempat memakai layanan ojek daring itu hingga mempunyai nomor kontak korban.

Atas sangkaan pencabulan itu, kata dia, telah dikerjakan visum dokter.

Langkah yang lain, yaitu membawa korban ke psikolog untuk memulihkan trauma, karena alami masalah sangkaan pencabulan itu.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengungkap, belum juga terima laporan dari jajarannya berkaitan dengan laporan sangkaan pencabulan.

” Bila benar ada pelaporan sesuai sama itu, pastinya juga akan didalami terlebih dulu info dari korbannya sangkaan pelecehannya seperti apa, ” katanya.

Jika masalah itu menghadap ke pelanggaran pada Undang-Undang mengenai Perlindungan Anak jadi beberapa aktor pastinya juga akan diamankan untuk mempertanggungjawabkannya dimuka hukum.

Ia mengingatkan orang-orang supaya meyakinkan kalau pengemudi ojek yang dipesan memanglah sesuai sama yang tercantum di pelaksanaan manfaat hindari beberapa hal yg tidak dikehendaki