Kebakaran Hanguskan Rumah Reyot, Serta Tewaskan Seorang Nenek

Kebakaran Hanguskan Rumah Reyot, Serta Tewaskan Seorang Nenek – Momen kebakaran di Bogor makin memprihatinkan, dalam 1 hari, sekurang-kurangnya 2 tempat tinggal terbakar di tempat berlainan. Pertama peristiwa di Kampung Kangker, Desa Pupusgalih, Jonggol serta Perumahan Alam Tirta Desa Pagelaran, Ciomas, Kabupaten Bogor.

Dalam insiden kebakaran di Desa Pupusgalih, menyebabkan Nenek Cenar (70) yang tinggal didalam rumah wafat dunia. Ia diketemukan tewas dalam keadaan mengenaskan sesudah tempat tinggal reyotnya dilalap si jago merah.

Kapolsek Jonggol, Kompol Agus Supriyanto menyebutkan berdasar pada hasil penyelidikan serta olah Tempat Peristiwa Perkara (TKP), barah disangka datang dari lilin yang menyala di kamar tidurnya.

Menurut dia, lilin itu diduga tersenggol yang lalu apinya menyebar ke kasur serta perobotan rumah tangga yang lain sampai menghanguskan semua tempat tinggalnya.

” Hasil olah TKP disangka waktu kebakaran berlangsung, nenek itu tengah tertidur nyenyak di kamarnya, serta tidak pernah diselamatkan warga, cocok peristiwa sedang mati listrik, ” tutur Kompol Agus pada wartawan, Rabu (14/2/2018).

Dia memberikan kalau waktu itu korban segera diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. ” Sesaat untuk kerugian materil diprediksikan sekira lebih kurang Rp 30 juta rupiah, ” ujarnya.

Di tempat terpisah, satu tempat tinggal di Perumahan Alam Tirta, Desa Pagelaran, Kabupaten Bogor hampir hangus dilalap si jago merah, Selasa 13 Februari 2018 malam.

Momen kebakaran itu menerpa tempat tinggal punya Bayu Aulia Yuanda itu terbakar sekira jam 22. 00 WIB malam. Menurut Ketua RW 15, M Jais, dalam momen itu tak ada korban jiwa ataupun luka.

Cuma saja beberapa perabotan rumah tangga dirumah itu hangus terbakar. ” Orangnya tengah bekerja di Glodok, Jakarta, jadi cocok peristiwa tengah tak ada dirumah, ” katanya pada wartawan.

Jais mengira kobaran barah keluar karena tidak dicabutnya kabel dispenser yang kering. ” Dispenser air ada di dapur, mungkin saja airnya sekali lagi kosong, ” tuturnya.

Sejumlah empat mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk memadamkan kobaran barah itu. Berselang 1/2 jam, barah juga sukses dipadamkan. ” Bila kerugian ditaksir sekira Rp 3 juta, ” tandasnya.