Seorang Guru SD Nekad Cabuli Anak Didiknya Dilingkungan Sekolah

Seorang Guru SD Nekad Cabuli Anak Didiknya Dilingkungan Sekolah – Seseorang wali murid kelas 3 SDN 04 Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, dikira udah mencabuli anak didiknya di lingkungan sekolah. Alih-alih laksanakan pijatan kecil, wali murid yg bernama Amuruddin memperlancarkan perbuatan tdk patut itu terhadap muridnya yg berinisial Ar (8) .

Pencabulan itu terbongkar sehabis Ar saksikan berita bab pencabulan di tv. Dengan menanyakan terhadap orang tuanya, Ar lantas ceritakan perbuatan wali muridnya itu.

” Ujarnya apabila di cium serta diraba mah umum saja, ” kata Ketua RW 03, Ahmad Zakhwan di Jakarta, Rabu (14/2/2018) .

Terakhir tersingkap tdk cuma Ar yg digerayangi. Amiruddin juga laksanakan hal mirip terhadap beberapa puluh anak didiknya yg wanita atau laki laki di sekolahnya.

Peristiwa itu ia jalankan kala jam istirahat belajar serta pulang sekolah. Berpura-pura laksanakan pijat kecil kala beristirahat, Amiruddin memaksa muridnya biar pengin dipijat, diraba sampai memegang kemaluan korbannya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu menuturkan, moment pencabulan itu dikira dilaksanakan sejak mulai Agustus 2017. Korban baru memberikan laporan peristiwa itu pada Senin 12 Februari 2018.

” Guru masihlah kita jalankan pengecekan. Masihlah kita sistem lagi tengah dimintai info di Unit PPA Polres. Yg terkait udah diamankan, ” kata Edy.

Edy menyampaikan, pihaknya tengah memahami persoalan ini. Dari pengembangan, ia menuturkan tdk tutup peluang korban jadi tambah.

” Utk sesaat korban satu orang tetapi masihlah mengembang. Berdasarkan info dari saksi ada korban beda tetapi sekarang masih tetap dalam pengecekan, ” paparnya.

Kasudin Pendidikan II Jakarta Barat, Uripasih mengakui udah menyebut kepala sekolah utk menindaklanjuti peristiwa itu.

” Dari info kepala sekolah, guru itu laksanakan perihal tersebut di musala sekolah. Kala sepi di panggil lantas dipeluk dan seterusnya, ” ucap Uripasih.

Idenya, sehabis hasil pengecekan, Uripasih menyampaikan bakal berikan hukuman dengan rekomendasi hasil pengecekan polisi. ” Apabila benar-benar dia bersalah pasti juga kami hukuman, dapat hingga dipecat, ” ujarnya.